Perubahan

Shit happens, people change.

Siapa sih yang nggak pernah denger kata kata di atas?

Siapa sih yang nggak pernah berubah?

“Gue nggak berubah kok, elo aja yang mikirnya gitu!”

Come on, people. Kita semua berubah, kita sadari atau enggak, perubahan tetap terjadi dalam hidup kita. Bukan cuma orang di sekitar kita aja yang berubah, tapi diri kita sendiri juga.

Sebuah sungai mungkin aja masih bernama sama dan terletak di tempat yang sama, tapi air yang mengalirinya bukan lagi air yang sama.

Perubahan itu bukan suatu hal yang harus ditakutin, juga bukan hal yang harus dicegah, karena nggak semua perubahan menjurus ke hal hal yang negatif. Sekali kali, kita harus berani melangkah keluar dari comfort zone kita. We’re not babies anymore. Ada saatnya kita harus mengambil resiko dengan membuat suatu perubahan dalam hidup kita yang mulai kerasa gitu-gitu aja.

Misalnya, kalo lo baru masuk sekolah baru seperti gue, dan elo berada di totally different place  dari tempat lo sekolah sebelomnya, udah bukan saatnya lagi bagi lo untuk masih mengenang masa-masa indah lo di tempat yang dulu.

Okay, gue tahu ini susah. Ini juga susah bagi gue pada awalnya. Hari hari pertama gue masuk ke sekolah gue yang dulu, gue selalu membandingkan teman-teman, kelas, guru-guru, bahkan jajanan di kantin sekolah gue yang dulu dan sekarang. Gue selalu menganggap kalau gue salah masuk ke sekolah yang sekarang dan selalu merindukan masa masa lalu gue.

Masa lalu. Itulah masalahnya.

Elo nggak bisa selalu nengok ke masa lalu, ngeliat elo yang lama, ngeliat hal hal yang udah berlalu. Terkadang hal itu membuat lo jadi pesimis dan nggak berani melangkah lebih jauh. Masa masa indah itu udah selesai. Nggak ada gunanya lo keep memorizing every second of it.

So what I do next? Move on!

And I did. Gue sekarang udah bisa nerima keadaan gue yang baru, ketika kemudian kelas gue dipindahin pun, gue nggak ngerasa susah susah amat untuk menyesuaikan diri kaya dulu. Rasa sedih itu pasti ada lah, wajar. Itulah yang membuat kita menjadi manusia.

berubah emank bgus buat diri sndri,,,,, tp brubah harus liat dampaknya dlu ,, orang tuh nyaman ga dgn sikap yg u ambil…….tapi kalo berubah karna terpengaruh orang lain, sama aja menyesatkan diri sndri !!!

Tapi lo harus inget,  nggak semua perubahan yang lo buat itu bagus. Elo harus liat dulu apa dampaknya ke elo dan orang orang di sekitar lo.

Ambil kasus gini, misalnya lo sekarang berubah, dari yang tadinya anak manja dan tiap hari jadi kucing dapur [baca: anak rumahan] jadi orang yang jadi berani keluar rumah meski malem. Bagus sih, elo jadi lebih tau dunia dan nggak penakut kaya dulu. Tapi lo perhatiin lagi lebih dalem. Apa dengan kebiasaan baru lo yang sering pergi pergi nggak bikin orang rumah khawatir?

That’s it. Saat elo memutuskan untuk berubah, elo harus mikirin konsekuensinya.

Terus, pastiin perubahan yang lo ambil berasal dari pemikiran dan hati nurani lo, bukan dari emosi sesaat atau ajakan orang lain. Trust me, kalo elo berubah karena dua hal tersebut, besar kemungkinan elo bakal nyesel nantinya.

So…

Kenali perubahan yang terjadi, hadapi dan coba renungkan itu untuk membuat lo selangkah lebih maju.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s