10 Tahun Lagi…

Tadi gue ke sekolah untuk mengerjakan mading, selain itu, anak-anak kelas XII juga sedang pentas tari di auditorium. Di luar kebiasaan, daritadi gue ngelihat seniooor mulu. Bukan senior kelas XII, itu mah udah biasa. Tapi yang udah lulus. Alumni. (baru inget apa istilahnya)

Yang paling gue inget adalah ketika gue makan di Teteh barengan sama Nisa, Sofi dan Riris. Di samping kita ada alumni-alumni yang sedang asik reunian. Melepas rindu. Bicara tentang masa lalu, tentang bagaimana mereka dulu dan sekarang.

Nisa nyeletuk, “Beberapa tahun lagi kita tuh yang kaya gitu.”

Gue tercenung. Benar juga kata Nisa. Nanti kitalah yang akan seperti itu. Kembali ke SMA Negeri 1 Cikarang Utara, sekolah tercinta yang sering kita protes, untuk merindukan masa-masa SMA yang sekarang kita keluhkan.

Nanti kita akan merindukan jajanan kantin sekolah yang sekarang enek kita makan saking bosennya. Nanti kita akan membahas wali kelas kita tercinta yang sering kita sebelin karena senyumnya. Nanti kita akan membahas, “Eh lu inget ga…?” atau “Oh iya tuh dulu kan…”

Nanti kita akan seperti itu. Membahas masa sekarang. Kita akan membahas masa SMA yang (nantinya) akan terlihat indah. Kita akan membahas tentang cerita-cerita kita selama 3 tahun bersekolah di sini.

Nantinya kita akan berubah. Berubah sekaligus tetap sama.

Gue bisa membayangkan Nisa sebagai Ibu-Ibu, mungkin nanti akan bekerja sebagai guru dan punya anak yang lucu…

Gue bisa membayangkan Sofi sebagai Ibu-Ibu gahoel, dia akan kerja di majalah dan bakal online setiap waktu…

Gue bisa membayangkan Ibeth sebagai orang yang dewasa, nggak konyol seperti sekarang…

Gue bisa membayangkan teman-teman gue nantinya. Tapi satu hal: gue nggak bisa membayangkan seperti apa jadinya gue nanti.

Mungkin nanti gue bakal kerja di PLTN atau pertambangan, atau malah punya perusahaan sendiri. Mungkin nanti gue bakal nikah di umur 23 dan punya anak kembar cewek-cowok yang lucu, putih dan sipit. Mungkin nanti gue bakal punya rumah yang minimalis dengan banyak lemari buku yang menampung koleksi novel gue.

Segalanya mungkin terjadi.

10 tahun adalah rentang waktu yang lama sekaligus singkat. Lama, karena banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Singkat, karena tak terasa apabila telah kita jalani.

10 tahun lagi, gue akan memandang kehidupan gue sebagai murid SMA kelas XI, anggota ekstrakulikuler jurnalistik dan pengurus OSIS, dan punya pacar yang baik sebagai masa-masa indah.

Ya, semuanya indah, karena kalau bisa, kita pasti ingin mengulangnya. Siapa pun, pasti setuju bahwa:

Masa SMA adalah masa yang paling indah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s