Kita: Satu dari Tujuh Miliar

By the end of 2011, diperkirakan 7 miliar orang akan menghuni bumi kita. (National Geographic)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Manusia mungkin adalah satu spesies yang bisa bertahan sedemikian rupa sehingga menjadi penguasa bumi ini. Jadi spesies yang status konservasinya ‘Least Concern’, bahkan kalau ada mungkin akan berstatus: ‘Tahap Pengurangan.’

Udah kebanyakan manusia di bumi ini.

7 billion people.

Dan kita? Gue?

Terkadang kita suka lupa diri, ngerasa terlalu bangga dengan diri sendiri. Overestimated.

Padahal masing-masing dari kita hanyalah satu dari tujuh miliar orang.

Dilihat dari jumlah itu, kita bukan siapa-siapa. Sama aja kaya yang lainnya. Nothing special. Nothing to be proud of. Apa yang membuat kita bangga dibandingkan dengan miliaran orang di luar sana? Toh semua sama. Sama-sama punya kaki, tangan, otak. Sama-sama punya kelebihan masing-masing lengkap dengan kekurangannya.

Itu kalau dibandingkan dengan jumlah. Coba dengan pendekatan lain.

Open your map. Ada apa? Ada negara tempat lu tinggal? Ada. Ada kota tempat lu tinggal? Sebagian masih menjawab ada. Ada elu di situ?

Jangankan elu, rumah lu aja belum tentu keliatan di peta.

Kita, manusia, cuma setitik kecil dibandingkan luasnya bumi ini. Manusia nggak kelihatan di peta. Ketika Pulau Jawa menghilang, orang-orang bisa tahu dan peduli. Ketika elu hilang? Palingan cuma sedikit orang yang peduli.

7 billion people, man.

Dan kita cuma 1, masing-masing dari kita cuma one single person yang mencoba bersaing dengan miliaran lainnya.

Bersaing untuk hidup. Bersaing untuk stand out of the crowd.

Kita cuma satu di antara tujuh miliar. Ketika kita mati pun, masih ada manusia-manusia lain yang bakal menggantikan posisi kita.

We’re not as special as we think we are. Don’t be so proud of yourself.

Gue juga nggak ngerti kenapa gue tiba-tiba nulis ini.

Adalah benar kalau kita spesial, unik, gue setuju. Cuma gue nggak suka aja sama orang-orang yang terlalu bangga sama diri mereka sendiri. Yang menganggap kalau mereka itu adalah orang superduper maha penting.

Once again, each of us is just one single person. Out of seven billion.

4 thoughts on “Kita: Satu dari Tujuh Miliar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s