Kelas 12: Our Time Is Running Out!

Tadi saat pelajaran matematika, Pak Sofyan, guru (jelasnya) matematika gue sekaligus Wakasek Kurikulum, menyerahkan sehelai kertas berisi jadwal bimbel. Kata Beliau, kami, anak kelas XII, akan mulai bimbel besok.

Di saat itulah baru tercetus di otak gue. Kami sudah kelas XII.

Mungkin terlambat banget, mengingat kami sudah resmi menjadi siswa kelas XII terhitung akhir Juli lalu. Hanya saja, dengan bimbel ini, rasanya segala sesuatu berjalan lebih cepat dan lebih… serius.

Bimbel ini adalah sebagai persiapan menghadapi Ujian Nasional, yang mana akan menentukan nasib kami. Tombak perjuangan kami. Klimaks dari tiga tahun yang panjang tapi terasa singkat. Sesuatu yang hasilnya akan menentukan arti tiga tahun itu.

Lulus atau tidak lulus.

Cuma itu kemungkinan yang akan kami hadapi. Tentunya semua siswa tidak ada yang ingin tidak lulus. Tentunya kami semua mengharapkan bahwa tulisan yang akan tertera di SKHUN kami adalah lulus. Dengan predikat memuaskan, kalau bisa.

Oleh karena itu, mulai dari sekarang, kelas XII harus mempersiapkan diri matang-matang.

Tentunya, persiapan yang harus kami tempuh bukan cuma bimbel.

Menurut gue, semua anak kelas XII sedari sekarang harus mempersiapkan diri secara mental. Spesifiknya, mendewasakan diri. Belajar bertanggung jawab atas diri sendiri.

Sebentar lagi, elu udah bukan anak SMA.

Sebentar lagi, elu udah setengah jalan menuju dunia nyata.

Sebentar lagi, elu udah bakal lebih sibuk dari sekarang.

Sebentar lagi, elu udah bakal banyak menghadapi tuntutan.

Kalau sekarang aja elu masih males-malesan, terbiasa dateng telat, terbiasa engga ngerjain tugas, terbiasa melalaikan tugas sebagai seorang pelajar, bagaimana nanti?

Kebiasaan-kebiasaan itu, yang udah kita jalani selama dua tahun lebih, udah menjadi bagian dari diri kita. Udah menjadi setting-an default kita.

Mental kita udah kebiasaan santai-santai. Kenapa gue berani bilang gitu? Soalnya gue juga sama.

Dulu, selama kelas sepuluh sampai kelas sebelas, mana pernah sih seorang Devina Heriyanto rajin bawa buku paket? Tami, seorang teman sekelas gue dari kelas sepuluh sampai sekarang, bahkan keheranan melihat gue membawa tas ransel besar yang penuh berisi buku tulis dan buku paket.

Mana pernah sih lu bawa buku paket? Biasanya malah pamerin tas lu yang isinya paling cuma tiga buku tulis. Dulu juga semuanya dicatet di binder.

Sekarang, gue bawa tas ransel gede, yang muat laptop 14 inci. Berat. Isinya penuh. Ada buku paket dan buku tulis sesuai jadwal.

Dulu, prinsip gue dalam hal mengerjakan tugas adalah “due tomorrow, do tomorrow.”

Sekarang, gue selalu bawa-bawa little black book, buat nyatet semua tugas, peer, ulangan, atau apalah. Setiap pulang sekolah selalu diliat, kalau lagi nggak capek ya langsung dikerjain. Tapi sekalinya nunda nggak sampai baru dikerjain sehari sebelumnya. Pokoknya udah jauh lebih baik dari pas kelas sebelas.

Meskipun kelihatannya sepele, tapi setidaknya ada kemajuan. Seperti kata temen gue, Sofi:

Yang kaya gini tuh ngebiasain kita pas kuliah nanti. Kita udah biasa sibuk, jadi pas capek sedikit nggak ngeluh mulu.

Inilah yang mau gue sampaikan. Pembiasaan diri. Pendewasaan diri. Belajar bertanggung jawab atas diri sendiri mulai dari sekarang. Agar ketika nanti, setelah kita lulus dari SMA (Sadhu!) kita udah siap. Udah bukan bocah ingusan lagi.

Sampai kapan elu mau tetap seperti sekarang?

Besok udah bimbel, tanpa elu sadari, tahu-tahu tahun udah berganti. Lalu dalam sekejap mata, Ujian Nasional.

Buat kelas dua belas, our time is running out. Very fast.

Ubah kebiasaan jelek lu, agar ketika nanti, nggak akan ada pikiran,

Ah coba dulu gue…

Maaf loh ya, bukan bermaksud menggurui. Gue sadar kok kita seumuran, bahkan gue lebih muda dari sebagian kelas dua belas yang lain. Di sini, gue cuma ingin mengajak teman-teman aja.

Kita masuk bareng-bareng, jangan sampai ada yang tertinggal.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s