Terima Kasih Sudah Membaca, Pak

Saya memang telah menulis komentar cukup tajam terhadap salah satu guru saya, meskipun saya tidak ingat di post yang mana.
Tadi guru yang bersangkutan menanyai maksud komentar saya. Saya pikir itu cukup jelas, bahwa dia kurang kompeten.
Saya tidak tahu apakah gaya mengajar dia sudah sesuai standar pendidikan atau kurikulum atau apalah itu namanya. Tapi dari sudut pandang saya sebagai seorang murid, dia bukan guru yang saya inginkan untuk mengajar saya.
Tentunya, kalau dia seorang guru yang bermutu, teman sekelas saya tidak akan heboh sendiri dan malah asik mengobrol kala dia mengoceh di kelas.
Tentunya, kalau dia seorang guru yang bermutu, dia akan ingat bahwa tugasnya adalah mengajar pelajaran yang bersangkutan dan bukannya hal lain.
Tentunya, kalau dia seorang guru yang bermutu, saya tidak akan sampai hati berkomentar demikian mengenainya.

Saya akui komentar saya itu cukup tajam, tapi saya tidak menyesal. Sama sekali tidak.

Untuk Bapak, terima kasih sudah membaca. Semoga dengan ini, Bapak akhirnya tahu bagaimana sosok Bapak di depan siswa-siswa.

PS:
Setelah saya lihat-lihat, ternyata yang dimaksud adalah BUKAN komentar saya. Tapi komentar Kakak saya yang saya tampung di blog ini. Well, so much for reading Pak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s