Pelarian-pelarian itu

Sebenarnya apa sih yang selama ini kita kejar?

Ini pertanyaan yang menghantui saya seharian. Ketika melihat kembali apa yang telah saya lakukan dan keputusan yang telah saya buat beberapa bulan ini. Saya merasa kosong. Seperti semua itu tidak ada artinya.

Dulu saya ingin ini, setelah saya mendapatkan ini, saya senang. Beberapa lama kemudian, saya tidak menginginkan ini lagi. Saya mau hal yang baru. Saya mau itu.

Selalu berubah. Selalu bertambah. Tidak pernah berkurang.

Suatu saat, manusia akan mencapai suatu titik ketika dia lelah. Lelah mengejar keinginan-keinginan yang tidak pasti, yang terus berganti. Ibarat seorang pelari yang frustrasi karena garis finish-nya dipindah-pindah.

Pada akhirnya, kita hanya bisa diam. Membiarkan keinginan itu berlalu, atau setidaknya belajar untuk menahan diri agar tidak mengejarnya. Karena toh akhirnya pengejaran itu akan menjadi sesuatu yang terlalu melelahkan.

Tak apa jika masih ingin berlari. Tapi ketika kita sampai dan mendapati bukan di situ finish-nya, terima sajalah dan nikmati hasil perjuangan kita.

Atau, diamlah dan nikmati keberadaan kita yang sekarang. Karena suatu saat nanti, entah kapan, kita akan menginginkannya kembali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s