Soe Hok Gie tentang ketuhanan

Diambil dari Catatan Seorang Demonstran, buku harian Soe Hok Gie, Sabtu, 27 Agustus 1960.

Manusia mempunyai ide-ide yang tinggi. Lalu ide-ide tadi ia lekatkan pada Tuhan. Dan apa yang ia lekatkan kembali, lalu ia hambai, dia sembah. Lucu sekali tapi penting: seperti keledai yang menaruh seikat rumput pada mukanya lalu dikerjarnya.

Katanya dulu ada seorang haji di Kartasura. Dia beranggapan bahwa Tuhan ada di mana-mana dan anjing-anjing pun dinamai dengan nama nabi-nabi. Dia dikejar.

Tapi bagiku dia benar. Dia tahu bahwa agama cuma obat bius. Lalu ia sadar akan makna sebenarnya. Dan itu diberitahukan kepada manusia. Manusia itu malu dan ingkar, jadi dia kejar haji itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s