Menjual Diri

Saya pikir kunci kesuksesan dalam sebuah wawancara adalah kemampuan menjual diri. Bukan dalam artian fisik, tapi bagaimana kita mempromosikan diri kita sendiri ala sales MLM.

Saya bukan tipe orang yang pandai dalam hal itu.

Sejak kuliah, saya sudah beberapa kali melakukan wawancara. Untuk masuk dalam kepanitiaan berbagai acara. Tidak ada yang diterima.

Mungkin karena saya dengan jujur memilih organisasi lain dibandingkan kepentingan kepanitian tersebut. Mungkin karena saya dengan polosnya tidak menyebutkan apa-apa sebagai kelebihan saya. Mungkin karena saya tidak pernah mendekati orang-orang yang berkepentingan itu.

Saya bisa saja bermanis-manis di depan pewawancara, mengucapkan janji dan komitmen palsu, mengambil kelebihan klise yang bukan milik saya dan sebagainya. Saya tidak mau. Kalau masuknya saja sudah tidak benar, bagaimana nanti ke depannya?

“Jadi, apa kelemahan kamu?”

“Saya nggak pandai jual diri.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s