“Oh, the Places You’ll Go!”

Ke manakah tujuan Anda dalam menjalani hidup?

Banyak orang memasang target dalam hidup, lalu berusaha keras untuk mencapainya. Seperti pelari yang berusaha hingga sampai garis finish.

Ibarat pelari, saya bisa disamakan dengan Forrest Gump. Ia adalah tokoh dalam film yang dibintangi oleh Tom Hanks. Gump melakukan banyak hal hanya karena dia ingin. Bukan karena mengejar sukses, bukan karena uang, bukan karena ambisi, bukan karena target apapun.

Suatu hari dia mulai berlari. Dia berlari tanpa henti. Dia berlari melintasi banyak negara bagian. Dia berlari dan menjadi terkenal. Orang mengikutinya. Mereka ikut berlari bersamanya. Perbedaannya adalah, orang-orang itu berlari karena suatu alasan.

Gump berlari hanya karena dia ingin. Dan ketika dia sudah tidak ingin, dia berhenti. Sesederhana itu.

Saya seperti Gump yang berlari hanya karena ingin. Saya berlari, tapi saya tidak tahu untuk apa saya berlari dan ke mana saya berlari.

Saya hidup tanpa memiliki target. Mungkin saya punya, tapi target bagi saya hanyalah target. Bunga tidur, pikiran iseng, ide yang hinggap di kepala lalu hilang begitu saja. Target saya adalah mobil di tempat parkir. Dia ada sebentar, pergi entah ke mana, lalu digantikan dengan yang lain. Tidak pernah ada satu yang selamanya di sana.

Banyak orang yang bekerja keras mencapai targetnya. Lalu mereka kecewa karena tidak berhasil. Atau mereka berhasil, tapi tetap kecewa karena apa yang mereka capai tidak semanis dengan yang dibayangkan.

Mungkin saya belum memiliki target yang dipunyai banyak orang itu. Tapi tidak berarti saya tidak melakukan apa-apa. Saya berusaha dalam apapun yang saya lakukan, lalu saya menikmati apapun yang saya dapatkan. Tidak ada kekecewaan, karena apa yang saya dapat pastinya setimbang dengan apa yang saya telah kerjakan.

Mengejar target adalah perjalanan yang mulia, tapi sering berujung pada kekecewaan. Mengejar target bukanĀ  pula kewajiban. Semua orang bisa berhenti dalam perjalanan itu dan menikmati apapun yang mereka punya sekarang.

Mengejar target atau tidak, semua adalah pilihan. Dan seperti Gump, pilihan tidak harus mempunyai alasan.

Berlari saja, entah ke tempat yang sudah ditargetkan atau nikmati sajalah ke mana pun langkah membawa kita pergi. Di mana pun itu, selalu ingat bahwa tempat yang telah kita capai adalah hasil langkah-langkah yang kita tempuh dalam hidup. Mungkin saja, kita akan berakhir di tempat yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s