Fantine dan mimpi

“I had a dream of my life would be, so different than this hell I’m living. This life has killed the dream I dream.”

Fantine, dengan rambut cepak asal dan gusi yang masih mengucurkan darah segar, menyanyikan lagu tersebut setelah hubungan seks yang dilakukannya demi uang.

Tokoh yang diperankan Anne Hattaway dalam film Les Miserables itu menjual segalanya. Rambut, gigi, dan bahkan tubuhnya. Semua demi menghidupi anaknya, setelah dia dipecat dari pekerjaan yang dia punya, sebagai buruh, karena ketahuan memiliki anak tersebut di luar nikah.

Seperti judul filmnya, dia sengsara.

Dia tentunya tidak pernah membayangkan betapa menyengsarakannya hidup. Tidak ada yang pernah memimpikan hidup yang sengsara. Kita semua, seperti Fantine, tentunya memiliki gambaran lain tentang hidup. Kita menginginkan masa depan yang indah, di mana kita bisa hidup enak dengan keluarga tanpa perlu menjual rambut, gigi, atau tubuh.

Tapi mimpi memang tidak selalu terwujud.

Dan ketika yang terburuk telah terjadi, hidup telah menghancurkan mimpi yang kita mimpikan. Menyisakan sisa-sisa gambaran tentang hidup yang lain, yang tidak akan pernah kita miliki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s