Barney, Sheldon, dan Nobita

Saya adalah perempuan yang membenci kehadiran perempuan-perempuan di dua sitcom favorit saya, How I Met Your Mother dan The Big Bang Theory.

Bukan, bukannya saya seksis atau apa. Yang tidak saya suka adalah bagaimana kehadiran perempuan mempengaruhi karakter favorit saya di masing-masing sitcom tersebut.

Barney yang tadinya dengan mudah bergonta-ganti perempuan tiap malam menjadi sosok yang agak membosankan semenjak dia memutuskan setia kepada Robin. Dan Sheldon? Ilmuan kesayangan saya yang tadinya hidup sesuai manual C3-PO menjadi lebih manusiawi.

Kehadiran Robin dan Amy memang menghadirkan perkembangan baru di cerita, tapi juga menumbuhkan ruang untuk pengembangan karakter. Masalahnya, saya tidak suka pengembangan karakter tersebut. Karakter favorit saya berubah, dan masing-masing kehilangan daya tariknya.

Tapi mau bagaimana lagi, sitcom ini tidak bisa seperti Nobita yang sedari dulu masih kelas tiga SD. Hidup berjalan. Kita bertemu orang baru. Kita berinteraksi. Kita berubah, perlahan tapi pasti. Seperti Ted, yang seharusnya merupakan tokoh utama HIMYM, pernah bilang, “Lama-lama kita berubah menjadi doppelganger kita sendiri. Orang-orang yang sangat berbeda yang kebetulan saja terlihat sama seperti kita.”

Yah, begitulah. Hidup berjalan bersama perubahan. Yang tidak pernah berubah memang cuma Nobita, yang setia dengan peer-peernya.

One thought on “Barney, Sheldon, dan Nobita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s