2014 in review

2014 akan segera berakhir, dan rasanya belum afdol kalau saya mengakhiri tahun ini tanpa menulis sedikitpun tentangnya. Kebetulan tadi pagi saya menemukan daftar 50 pertanyaan untuk mre-review ulang 2014 ini.

Tenang saja, ini tidak akan dinilai kok.

1.What one event, big or small, are you going to tell your grandchildren about?

Saat saya jatuh karena tersandung sampai patah tulang. Mungkin dengan begitu cucu saya bakal hati-hati kalau bermain dan rajin minum susu.

2.If you had to describe your 2014 in 3 words, what would they be?

Unpredictable, fulfilling, beautiful.

3.What new things did you discover about yourself?

– Bahwa badan saya rapuh (berhubungan dengan nomor satu).

– Bahwa saya menjadi galau atau emosional kalau sudah lapar. On the plus side, saya baru sadar kalau sebenarnya saya tidak terlalu emosional.

– Ini yang jeleknya, bahwa mungkin saya masih belum bisa jadi teman yang baik.

– Bahwa pikiran saya rumit, dan kadang, ini membuat orang salah paham.

4.What single achievement are you most proud of?

POINT
POINT

5.What was the best news you received?

Entah kenapa, susah sekali untuk menjawab pertanyaan ini.

6.What was your favourite place that you visited in 2014?

Ini juga. Saya cenderung tidak peduli dengan tempat-tempat yang saya kunjungi, not that I travel often anyway. It’s the people I go with that matter the most. Sejauh ini sih, tempat favorit masih kontrakan F4. Banyak kenangan yang terjadi di sana.

7.Which of your personal qualities turned out to be the most helpful this year?

Ini juga susah jawabnya. Skip dulu lah.

8.Who was your number one go-to person that you could always rely on?

Chenny. Absolutely Chenny. Yang jadi pacar saya harus minta restu dulu dari dia.

9.Which new skills did you learn?

The art of papering. Saya juga belajar bagaimana jadi rapporteur dan moderator dan director untuk MUN berkat tangan besinya Zivya.

10.What, or who, are you most thankful for?

For everything and everyone. Yes, it’s a cliché but that’s how I feel. Kalau ada satu hal yang tidak terjadi atau satu orang yang hilang, saya tidak akan menjadi saya yang sekarang ini.

11.If someone wrote a book about your life in 2014, what kind of genre would it be? A comedy, love story, drama, film noir or something else?

Drama. Dan sepertinya, agak mirip sinetron Indonesia.

12.What was the most important lesson you learnt in 2014?

Bahwa hidup itu suka bercanda.

13.Which mental block(s) did you overcome?

Does writer’s block count?

14.What 5 people did you most enjoy spending time with?

– Chenny. Iyalah, nggak usah disebut lagi.

– Steven. Kakak saya yang setelah hampir delapan belas tahun hidup tak terpisahkan, sekarang kerja di ujung timur Indonesia. Kebetulan tahun ini dia pulang, cuti Piala Dunia.

– Yanda. Sebenarnya saya kenal dia semenjak semester satu, tapi kami baru akrab semester tujuh ini. Salah satu orang paling baik yang pernah saya kenal.

– Jeremy. Sampai hampir lupa masukin dia ke daftar ini. Teman nonton, teman cerita, teman ngopi, teman makan, dan ya, teman.

– Feli. Keponakan paling berisik yang kerjaannya pointing out betapa kekanakannya muka saya.

15.What was your biggest break-through moment career-wise?

Belum mulai karir. Tapi mungkin, jadi Deputy of Press-nya PresUniv MUN Club. Bertugas mengurusi press release bulanan. Mungkin kecil, but it’s a start.

16.How did your relationship to your family evolve?

Belajar lebih open untuk bercerita. Saya memang biasa bercerita tentang teman-teman, tapi akhir-akhir ini saya juga bercerita tentang sisi lainnya.

17.What book or movie affected your life in a profound way?

– Hitchhikers’ Guide to the Galaxy: mengingatkan bahwa bumi itu cuma planet kecil di pinggiran semesta, dan manusia sesungguhnya tidak sebesar ego mereka.

– Slaughterhouse V: and so it goes. 
– Fight Club: cukup bikin saya mempertanyakan tujuan hidup orang kebanyakan (karir, kekayaan) dan materialism pada umumnya.

18.What was your favourite compliment that you received this year?

………apa ya?

19.What little things did you most enjoy during your day-to-day life?

Kopi. Tertawa bersama teman. Musik. Jalan kaki.

20.What cool things did you create this year?

Meme buat ulang tahun teman-teman, yang entah kenapa selalu ulang tahun ketika mid atau final exam.HBD yanda 2

ali selamat

Yah, begitulah isengnya saya.

2 thoughts on “2014 in review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s