50 Books? Challenge Completed!

26. A Game of Thrones (A Song of Ice and Fire, #1)

27. A Clash of Kings (A Song of Ice and Fire, #2)

28. A Storm of Swords (A Song of Ice and Fire, #3)

29. A Feast for Crows (A Song of Ice and Fire, #4)

30. A Dance with Dragons (A Song of Ice and Fire, #5)

Saya suka sekali serial Game of Thrones (dan berharap bisa mengenalkan serial ini ke orangtua saya sebagai pengganti Mahabarata dan King Sulaiman). Banyak sekali perbedaan di antara Game of Thrones (serial TV) dan A Song of Ice and Fire (bukunya). Hanya karena Anda baca bukunya, bukan berarti Anda tidak akan shock sampai trauma saat menonton Game of Thrones.

Seperti baca Lord of The Rings, tapi jauh lebih gelap dan dewasa.

31. My Sister Lives on the Mantelpiece

Saya tidak pernah tahu bahwa diskriminasi atas imigran Pakistan di Inggris merupakan salah satu isu yang besar.

32. Look Who’s Back

Kapan lagi Anda menertawakan Adolf Hitler? Saya selalu suka satir, dan karenanya buku ini sangat menyenangkan.

33. The Lover’s Dictionary

Tidak, ini tidak seperti novel-novel romansa lainnya. Struktur dan narasinya sangat unik, tapi tetap indah.

34. Every Day

Ditulis oleh David Levithan, yang juga mengarang The Lover’s Dictionary di atas. Premisnya unik, dan ceritanya juga luar biasa.

35. Moby-Dick

Kalau kata orang, Moby Dick bersama The Great Gatsby adalah The Great American Novels. Well, sebagai pecinta Laboon, paus besar di One Piece, saya pun merasa bahwa saya juga akan mencintai Moby Dick, sebuah buku yang bercerita tentang laut besar, manusia, dan paus.

Tenang Laboon, kamu masih nomor satu.
Tenang Laboon, kamu masih nomor satu.

Tapi Moby Dick bukan cuma tentang ceritanya, tapi bagaimana Melville bercerita. Meskipun punya status sebagai novel klasik (yang biasanya identik dengan bahasa rumit), Moby Dick sangat readable. Banyak sekali kalimat-kalimat yang membuat saya diam membaca sejenak, menarik nafas dulu, baru bisa melanjutkan. Favorit saya adalah Chapter 42: The Whiteness of the Whale.

Untuk yang mau coba, bisa buka Moby Dick Big Read. Kompilasi audiobook, tiap chapter dibacakan oleh orang yang berbeda. Chapter 58 dibacakan oleh Smaug himself, Benedict Cumberbatch.

36. The Shadow of The Wind

Saya baca ini karena saya suka The Book Thief. The Shadow of The Wind juga berkisar tentang hubungan manusia dan buku. Ceritanya sebenarnya menarik, tapi sama seperti masalah saya dengan The Cuckoo’s Calling, saya tidak terlalu suka novel misteri.

37. Flowers for Algernon

Kalau Anda seorang masokis yang suka menangis supaya bisa merasa lebih baik, buku ini untuk Anda.

38. World War Z: An Oral History of the Zombie War

Saya tidak pernah nonton filmnya, tapi kata orang-orang, film World War Z sangat berbeda dari bukunya. Struktur bukunya berbeda dari novel pada umumnya. Saya suka sekali pembangunan dunianya.

39. Eleanor & Park

Bacalah buku ini kalau Anda sedang mencari kalimat-kalimat seperti di atas, atau ingin merasakan remaja lagi.
Bacalah buku ini kalau Anda sedang mencari kalimat-kalimat seperti di atas, atau ingin merasakan remaja lagi.

40. The Screaming Staircase (Lockwood & Co., #1)

The Bartimaeus Trilogy, karangan Jonathan Stroud, adalah salah satu series favorit saya. Ketika Stroud menulis The Screaming Staircase, saya tahu saya harus baca buku ini. Setelah menanti sekian lama, buku ini akhirnya datang ke rumah, dan langsung saya lahap habis hari itu juga.

Jonathan Stroud memang pangeran berkuda putih dari dunia fantasi.

41. Sabtu Bersama Bapak

Review lengkap Sabtu Bersama Bapak.

42. Isildur: A Prequel to Lord of The Rings

Ini bukan ditulis oleh Tolkien, tapi tetap saja menarik. This book deserves more than one line review, I just can’t think of anything else. Well, now it’s not one line review anymore. Yah pokoknya buat pecinta Middle Earth, baca saja buku ini. Jauh dari mengecewakan kok.

(DIEDIT KHUSUS BUAT CHANDRA, MAHASISWA HUKUM UNIVERSITAS INDONESIA, SECGEN UI MUN CLUB.)

43. Underdogs (Wolfe Brothers, #1-3)

Markus Zusak adalah penulis favorit saya, dan karena buku barunya belum keluar, saya memutuskan untuk membaca Underdogs, buku pertamanya. Sebenarnya, ini merupakan sebuah trilogi, tapi edisi yang saya punya menggabungkan semuanya menjadi satu buku. Kelihatan bahwa Markus Zusak belum sematang saat dia menulis The Book Thief atau I Am The Messenger, tapi tetap saja bagus.

44. Coraline and Other Stories

Buku Neil Gaiman pertama yang saya baca, dan saya langsung jatuh cinta seperti bunuh diri dari jembatan.

45. The Great Automatic Grammatizator And Other Stories

Kumpulan cerita pendek, sama seperti Coraline, tapi dengan ending yang lebih gelap.

46. All Quiet on the Western Front

Kata-kata yang ada di buku ini mengandung beban dunia yang menghancurkan hati dan jiwa pembaca. Wajar sekali kalau disebut ‘The Greatest War Novel of All Time.”

47. Gone Girl

48. Fahrenheit 451

Saya selalu suka 1984, dan karenanya suka novel-novel bertema distopia lainnya. Fahrenheit 451 adalah salah satu buku klasik yang patut dibaca. Hanya saja, ending-nya terasa datar.

49. Breakfast of Champions

Kurt Vonnegut memang luar biasa dengan cerita-cerita mini Kilgore Trout-nya. Seperti novel Vonnegut yang lain, Breakfast of Champions bisa membuat Anda senyum-senyum sendiri. Tapi entah kenapa, saya kurang menyukai cerita keseluruhannya.

50. We Were Liars

Saya baca ini karena sedang butuh bacaan singkat dan ringan. Memulai kalimat pertama tanpa ekspektasi apa-apa, buku ini sukses mengejutkan saya.

51. Chronicle of A Death Foretold

Just…. wow. Saya tahu sejak kalimat pertama bahwa tokoh Santiago Nasar akan dibunuh, tetap saja jantung saya terbang menjelang momen-momen kematiannya.

Singkatnya, buku ini membuat saya mengerti kenapa Gabriel Garcia Marquez mendapatkan Nobel.

52. The Great Gatsby

Saya suka sekali filmnya, dan mungkin karena itu bukunya terkesan agak datar buat saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s