“Dep, kok bacanya cepet banget?”

Saya sering sekali mendapat pertanyaan seperti ini. Memang, kecepatan membaca saya terbilang cepat. Bukan, ini bukan mau pamer. Karena sebenarnya, alasan saya bisa baca cepat malah menyedihkan untuk sebagian orang: saya nggak punya kegiatan lain.

Ambil tahun ini sebagai contoh. Saya sudah membaca 73 buku tahun ini, padahal goal dalam tantangan membaca Goodreads saya hanya 66 buku. Rata-rata di Goodreads sendiri hanya 47 buku, dan jangan tanya berapa banyak tantangan yang selesai setiap tahunnya. Sedikit sekali.

28 buku saya baca dalam tiga bulan pertama tahun ini. Setelah itu, kecepatan membaca saya menurun drastis. Dalam tiga bulan pertama itu, saya menganggur. Benar-benar menganggur. Skripsi sudah selesai dan saya tidak bekerja, jadilah saya membaca. Kelihatannya membosankan sekali, padahal saya asik saja dengan bacaan.

(Habis bagaimana, mau jalan sama teman atau travelling pun tidak ada uang. Namanya juga pengangguran.)

Setelah saya mulai bekerja, membaca tetap jalan. Tapi kecepatannya jelas berkurang. Yang biasanya siang bisa membaca, sekarang harus kerja. Baru bisa membaca setelah kembali dari kantor. Itu pun kadang harus dinomorduakan, apabila hari itu ada episode baru dari serial TV yang saya ikuti. Ketika saya sedang rajin mengikuti serial Korea selama beberapa minggu, tidak ada buku yang saya baca.

Belum lagi distraksi yang bernama internet.

Saya adalah tipe orang yang kalau sudah membaca, baru mencari handphone ketika akan menutup buku. Itu pun kadang cuma dijadikan pembatas buku kalau sedang mau makan atau ke toilet.

Kalau mau membaca, memang harus tega meninggalkan handphone. Kecuali bacanya lewat aplikasi di handphone, jelasnya. Mau ada chat dari gebetan sekalipun, biarkan saja. Saya bisa setega itu kalau sedang membaca buku.

Bisa dibilang, saya membaca karena tidak punya kehidupan lain. Saya bukan tipe yang sering keluar bersama teman-teman setiap pulang kantor, pun bukan yang keluar untuk makan dan berolahraga. Saya juga tidak punya hobi lain.

Orang-orang yang takjub dengan kecepatan baca saya, jelas punya.

Jadi kalau ditanya bagaimana tips membaca cepat, ya cuma satu: jadikan membaca sebagai prioritas. Harus tega mengabaikan kehidupan yang lain, termasuk menahan diri untuk tidak berkumpul bersama teman atau menekan fear of missing out karena tidak mengecek handphone selama membaca.

 

Untuk yang baru mau fokus membaca lagi, cobalah tinggalkan handphone sekitar tiga puluh menit sehari untuk membaca. Tiga puluh menit itu biasanya habis untuk scrolling berbagai sosial media, yang sebenarnya tidak penting-penting amat dan tidak akan mengancam hidup juga kalau dilewatkan. Benar-benar matikan handphone supaya tidak gampang terganggu. Lama-lama, tiga puluh menit tidak akan terasa. Meskipun sebentar, setidaknya sudah ada progress.

Am I missing out life by reading?

Saya sih merasanya tidak. Karena selama membaca, saya bisa melihat hidup lewat jendela lain.

Lewat buku, kita menempatkan diri dalam sepatu orang lain, melihat dunia dari lensanya. Kita membaca, meninggalkan kehidupan kita sejenak, supaya bisa mengerti dunia dari sisi lain. Mencoba berempati dengan karakter yang hidupnya kita ikuti, bukannya menghakimi orang lain seperti yang sering terjadi.

 

PS: Sebenarnya saking seringnya ditanya, saya sampai pernah membuat tips membaca di sini. Tapi tulisan ini versi lebih pribadinya.

3 thoughts on “Tips membaca cepat: Jangan punya kehidupan

    1. Kecepatan membaca juga bergantung pada frekuensi membaca dan topik buku bacaan. Kalau topiknya familiar, bacanya makin cepat karena kita sudah punya banyak informasi sebelumnya tentang isi bacaan

  1. Kecepatan membaca juga tergantung frekuensi membaca dan topik buku yang kita baca. Kalau topik bukunya familiar pasti bacanya lebih cepat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s